CategoriesUncategorized

Kamu udah terlanjur jatuh hati berat sama rumah yang sudah lama kamu taksir. Lebih-lebih penawaran harga yang kamu ajukan disetujui si penjual. Namun, ternyata ada kendalanya, tanahnya belum bersertifikat. Gimana ya atau Batal aja?

Nah Harmony Land punya sedikit solusinya nih sahabat, di simak yaa

 

  • Tanah yang belum bersertifikat ada beberapa jenis. Ada yang Tanah Hak Milik Adat dan ada yang Tanah Negara. Tanah Hak Milik Adat bukti haknya berupa surat Girik, Sedangkan Tanah Negara bukti haknya berupa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Penguasaan Fisik, Surat Oper Hak, Surat Izin Penggunaan Tanah, dan lain-lain. Jadi, kamu perlu mengenali dulu jenis sertifikatnya.

 

  • Selanjutnya, kamu bisa mengurus sertifikat tanah tersebut ke BPN (Badan Pertanahan Nasional). Bisa juga untuk mudahnya kamu meminta bantuan Notaris atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah).

 

  • Jangan lupa, siapkan Asli surat kepemilikan tanah/riwayat tanah (Verponding, Girik, dll). Fotokopi PBB tahun terakhir, Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami dan istri, Fotokopi Kartu Keluarga dan Fotokopi Surat Nikah.

 

  • Surat pernyataan tak ada sengketa terhadap tanah tersebut dari RT, RW, Lurah, dan Camat setempat. Kemudian surat pernyataan kepemilikan bangunan dari RT, RW, Lurah, dan Camat setempat. Rekomendasi tanah dan bangunannya yang diketahui oleh Lurah dan Camat  Ketetapan Rencana Kota (KRK).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *