CategoriesUncategorized

Sahabat Harmony ingin jadikan properti sebagai investasi? tentu bisa, Properti bisa jadi salah satu aset menguntungkan buat kamu lho! Keberadaan properti juga penting untuk menjaga kestabilan keuangan karena sektor properti nilainya semakin meningkat.

Maka dari itu, banyak sekali masyarakat perkotaan yang memilih properti untuk dijadikan investasi. Walaupun begitu, properti juga dapat menjadi bumerang bagi kamu jika tidak dilakukan dengan cermat dan bahkan bisa jadi tidak menguntungkan. 

Nah makanya kali ini kami akan berbagi beberapa ciri investasi properti yang tidak menguntungkan. Jangan di skip yaa!

  • Lokasi yang rawan bencana alam

Ini menjadi hal utama bagi sebagian orang dalam memilih properti. Lokasi yang aman dan nyaman menentukan nilai dari properti. Jika berada di lokasi rawan bencana, sudah pasti nilai properti kamu akan turun. Jadi, pilihlah lokasi yang strategis jika kamu ingin nilai jual aset properti kamu selalu mengalami kenaikan yang signifikan.

  • lokasi sulit untuk ditempuh

Lokasi properti yang kurang strategis untuk ditempuh, seperti jauh dari pusat kota, lingkungan kurang memadai, tentu kamu akan kesulitan untuk memasarkannya. Jika ingin membeli properti di lokasi yang tergolong kurang strategis, lebih baik kamu mempelajari terlebih dahulu lokasi tersebut dan pertimbangkan proyeksinya beberapa tahun ke depan.

  • Akses terbatas

Akses terbatas dari mulai angkutan umum serta lingkungan yang kurang memadai juga akan membuat nilai investasi kamu turun. 

  • Status tanah

Berinvestasi di bidang properti merupakan suatu investasi yang besar. Untuk itu, hindari berinvestasi pada properti yang sifatnya berstatus sengketa karena akan berakibat fatal bagi kamu. Selain uang yang dikeluarkan semakin banyak, waktu kamu juga akan terbuang untuk mengurus segala macam kelengkapannya ke notaris dan pengadilan.

  • Ada di daerah property bubble

Istilah ini juga dikenal dengan gelembung properti, yaitu melonjaknya harga perumahan akibat meningkatnya permintaan dan spekulasi. Pada titik tertentu, permintaan dari properti akan stagnan karena semakin banyaknya properti yang tersedia di suatu tempat. Seiring dengan hal tersebut, tentunya harga properti juga akan turun. Nah hindari daerah seperti ini yaa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *