CategoriesBisnis

Sejak Virus COVID-19 menyerang, Lonjakan ketidakinginan minyak di pasar menyebabkan WTI (West Texas Intermediate), patokan harga untuk harga minyak Amerika, terjun payung hingga hampir menyentuh -$40. Harga minyak Amerika negatif untuk yang pertama kalinya diseluruh dunia, dan untuk pertama kalinya, produsen minyak membayar pembelinya untuk mengambil minyak dari penyimpanan.

  1. Apa yang dimaksud dengan ‘Harga Negatif’?

Gampangnya : produsen minyak membayar pembelinya untuk mengambil minyak dari kilang penyimpanannya karena tempat penyimpanannya sudah sangat penuh. Pada harga terendah 2 minggu lalu, perusahaan minyak harus membayar $40 setiap barrelnya untuk seseorang yang rela untuk mengambilnya. Tetapi, tidak Free-Ongkir. Jadi pembeli harus memperhitungkan pula ongkos kirim dari sumur minyak ke pelabuhan,atau tempat penyimpanan dimana harus dapat disimpan minimal selama 6 bulan, untuk biaya terefisien. Selain itu, mereka juga harus berharap adanya kenaikan harga yang signifikan pada akhir tahun 2020 untuk mengembalikan “investasi” yang mereka lakukan. Tidak ada perusahaan minyak yang ingin menjual minyaknya merugi, sehingga banyak produsen minyak yang cenderung menutup sumur minyaknya hingga pasar kembali pulih.

  1. Mengapa Harganya bisa Negatif?

Sejak corona virus menyerang china pertama kali, harga minyak dunia terus menerus turun. Hal ini disebabkan karena banyaknya kebijakan ‘Lock-down’ yang dilakukan hampir seluruh dunia yang membuat turun drastisnya mobilitas mobil, motor, wisata, dan perekonomian secara umum. Tetapi, penawaran minyak dan produsen minyak tak menghentikan produksi di sumur mereka yang menyebabkan ketidak seimbangan supply dan demand, dan menyebabkan merosotnya harga terparah selama 25 tahun terakhir.

  1. Lalu, apakah artinya saya akan dibayar untuk mengisi bensin?

Turunnya harga BBM tentu akan terjadi karena turunnya harga minyak secara mendadak dan pemulihan pasar masih sangat jauh kedepannya. Namun harus dipahami bahwa harga di pasar minyak tidak serta merta mencerminkan harga di Pom Bensin sekitar tempat anda mengisi bensin. Sudah menjadi rahasia umum, Indonesia lebih banyak mengimport minyak dari luar negeri, ketimbang memproduksi. Sehingga termasuk pula didalamnya harga setelah pajak serta profit margin dari penjual BBM. Jadi.. silakan masukkan kembali jerigen anda kedalam garasi anda.

  1. Apakah Harganya akan Kembali Naik?

Cukup cepat, bahkan. Harga negatif ini mencerminkan harga minyak mentah yang akan dikirim di bulan Mei, bulan yang dianggap pasar sebagai bulan yang memiliki harga terendah karena sangat sedikitnya permintaan dan membludaknya penawaran. Mulai selasa minggu lalu, trader minyak telah memulai transaksi barel minyak yang akan dilakukan untuk bulan Juni, dan diprediksi akan mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Pulihnya pasar minyak sangatlah bergantung pada seberapa cepat permintaan untuk transportasi meningkat, yang diakibatkan oleh percepatannya pemulihan suatu negara dari kebijakan lockdown yang diberlakukan. Namun lambatnya pemulihan krisis Covid-19 dapat mengakibatkan kerugian besar untuk produsen minyak paling tidak hingga 2021.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *